Riset International Data
Corp (IDC) memperingatkan
para pengguna internet agar
memilih web browser yang
paling aman karena ancaman
cyber terus meningkat. Tanpa
web browser yang aman,
pengguna internet hanya akan
menjadi korban para penjahat
online.
"Pengguna internet terancam
serangan cyber yang lebih
kompleks. Karena itu,
pengguna internet harus
memanfaatkan web browser
yang memiliki lebih banyak
sistem perlindungan
otomatis," ungkap Chief
Technology Advisor Asia Pacific
Emerging Technologies Practice
IDC Patrick Chan. Saat ini
pengguna internet memang
memiliki banyak pilihan web
browser.
Mulai Internet Explorer dari
Microsoft Corp, Firefox dari
Mozilla, Safari dari Apple Inc,
hingga Chrome dari Google Inc.
Namun begitu, IDC menilai web
browser yang memiliki sistem
keamanan lebih kuat pada saat
ini adalah Internet Explorer 8
(IE8) dari Microsoft. Microsoft
pertama kali merilis IE8 pada
19 Maret 2009. Web browser
tersebut diluncurkan untuk
meningkatkan kecepatan akses
internet.
Microsoft berpendapat,
peningkatan kecepatan
penjelajahan internet dapat
dilakukan dengan dua cara.
Pertama adalah dengan
meningkatkan kecepatan
browser dalam membuka
halaman web. Adapun yang
kedua adalah dengan
mengurangi jumlah klik dan
pengetikan alamat yang harus
dilakukan pengguna untuk
membuka halaman-halaman
web. Cara kedua itulah yang
ditawarkan Microsoft melalui
IE8.
Microsoft melakukannya
dengan menanam tiga fitur
yang meningkatkan efisiensi
interaksi manusia dengan IE8.
Fitur-fitur tersebut adalah
Accelerators, Web Slices, dan
Instant Search Box.
Accelerators dibangun untuk
memungkinkan pengguna IE8
mengakses layanan-layanan
web seperti blogging, berkirim
e-mail, dan bahkan
penerjemahan bahasa, dari
halaman web yang sedang
dibuka. Alias tidak perlu
membuka halaman baru untuk
mengakses layanan-layanan
web tersebut.
Contohnya, ketika pengguna
IE8 menemukan informasi
menarik dari sebuah halaman
web dan ingin berbagi
informasi itu dengan orang lain
melalui e-mail, maka pengguna
IE8 cukup mengklik kanan
informasi tersebut dan
memilih layanan e-mail yang
digunakan. Selanjutnya,
Accelerators membuka
halaman compose dari layanan
e-mail pengguna IE8.Pada
halaman compose itu, IE8
otomatis memberikan judul e-
mail sesuai judul halaman yang
diinformasikan.
Pada body halaman e-mail itu
pun IE8 otomatis mengisikan
alamat situs tempat informasi
itu. Dengan begitu, pengguna
IE8 hanya perlu mengetikkan
alamat e-mail dari orang yang
dituju. Secara tradisional,
prosesnya tentu tidak
sesederhana itu. Sebab,
pengguna browser harus
membuka halaman web
layanan e-mail yang
digunakannya, mengklik menu
compose, melakukan copy-
paste informasi yang hendak
di-email, mengetikkan judul,
dan mengetikkan alamat e-
mail orang yang dituju.
Fitur kedua yang ditanam
Microsoft pada IE8 untuk
meningkatkan kecepatan
manusia dalam memperoleh
informasi dari web adalah Web
Slices. Teknologi ini mirip
dengan teknologi RSS. Tapi,
Web Slices mampu
memberikan tampilan visual
lebih kaya, tidak hanya teks.
Pada IE8, Web Slices tampil di
Favorites bar. Ketika ada
informasi baru dari situs
langganan, Web Slices berubah
huruf menjadi bold (tebal).
Selanjutnya, pengguna IE8 bisa
mengklik Web Slices tersebut
dan melihat informasi terbaru
tanpa harus meninggalkan
halaman web yang sudah lebih
dulu dibuka. Adapun fitur
ketiga adalah Instant Search
Box. Dari namanya, jelas bahwa
ini adalah fitur pencarian.
Namun, Instant Search Box
tidak seperti fitur pencarian
yang sudah ada pada browser-
browser lain, yang hanya
menampilkan hasil pencarian
dalam bentuk teks. Sebab pada
IE8, Instant Search Box mampu
menampilkan hasil pencarian
dalam bentuk teks dan
gambar.
Dengan begitu, pengguna
tentu tidak perlu membuka
halaman atau tab baru untuk
melihat hasil pencarian. Sebab,
hasil pencarian dapat dilihat
dari menu drop-down pada
Instant Search Box yang
terletak di sisi pojok kanan atas
IE8. Microsoft menegaskan, IE8
tidak hanya dirancang untuk
meningkatkan kecepatan
pengguna dalam mencari,
mendapatkan, dan berbagi
informasi melalui web. Namun,
IE8 juga dirancang untuk
meningkatkan keamanan
pengguna dalam menjelajahi
internet.
Salah satu fitur IE8 yang
dirancang untuk meningkatkan
keamanan adalah Smart
Address Bar. Sekilas, address
bar IE8 tampak tidak jauh
berbeda daripada address bar
milik browser lain. Namun,
address bar IE8 ternyata
mampu menebalkan (bold)
nama utama (root) situs yang
dibuka pengguna. Dengan
penebalan nama situs itu,
pengguna diharapkan
terhindar dari jebakan situs
jahat yang memanfaatkan
kelalaian pengguna dalam
mengetikkan alamat.
Lebih dari itu, IE8 juga mampu
memperingatkan pengguna
dengan SmartScreen Filter
apabila pengguna hendak
membuka situs-situs yang
berisiko. Secara tradisional,
browser langsung membuka
halaman apa pun yang dituju
pengguna. Tapi pada IE8,
SmartScreen Filter lebih dulu
menampilkan halaman
peringatan berwarna merah
apabila pengguna hendak
menuju halaman web yang
berisiko.
Apabila pengguna melakukan
penjelajahan internet di
komputer publik, misalnya di
warung internet, maka
pengguna IE8 bisa
mengaktifkan fitur InPrivate
Browsing. Ketika fitur itu aktif,
IE8 tidak merekam file-file
internet sementara yang
dibuka pengguna. Dengan
begitu, aktivitas pengguna di
komputer warung internet itu
tidak dapat diketahui
pengunjung warung internet
berikutnya, yang
menggunakan komputer yang
sama. Perbaikan lain yang
ditawarkan Microsoft dengan
IE8 adalah stabilitas.
Pada IE8, masing-masing tab
yang dibuka pengguna bekerja
secara mandiri. Ini bisa dilihat
dari menu Process dalam Task
Manager pada sistem operasi
Windows. Karena masing-
masing tab IE8 adalah proses
yang bekerja secara mandiri,
maka ketika salah satu tab
mengalami crash, tab-tab yang
lain tidak ikut crash. Tab-tab
yang dibuka pada IE8 juga
dapat dikelompokkan sesuai
kategori secara berurutan
sehingga pengguna tidak
kesulitan untuk mencari.
Ketika ada tab yang tanpa
sengaja tertutup, pengguna
pun bisa membuka kembali
tab-tab itu dengan mengklik
fitur 'Reopen Closed Tabs'
tanpa perlu membuka tab
kosong baru dan mengetikkan
alamat yang dituju.
Firma riset Net Applications
mengungkapkan, IE digunakan
oleh 67,4 persen pengguna
internet di dunia. Posisi kedua
ditempati Mozilla Firefox
dengan pangsa pasar 22,0
persen. Ketiga adalah Apple
Safari dengan 8,0 persen.
Adapun keempat adalah Google
Chrome dengan pangsa pasar
1,2 pesen.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment