Cacat pada
Internet Explorer (IE)
memberikan keuntungan bagi
browser lain. Setelah Microsoft
mengonfirmasikan bahwa
kelemahan IE dimanfaatkan
hacker untuk menyerang
Google beberapa waktu lalu,
beberapa negara menyarankan
warganya untuk beralih ke
browser lain seperti Opera dan
Firefox.
Prancis, Jerman dan Australia
adalah negara-negara yang
punya perhatian serius
terhadap masalah ini.
Kerentanan pada IE membuat
tiga negara ini langsung
bereaksi melarang warganya
menggunakan IE.
Seperti dilansir The Register,
Kamis (21/1/2010), di Jerman,
seruan pemerintah untuk tidak
menggunakan IE membuat
Opera mengalami peningkatan
jumlah unduh dua kali lipat. Di
Australia, dimana isu serupa
juga bergulir, unduh Opera
meningkat sebesar 37 persen.
Sementara itu, unduh Firefox
Mozilla memperlihatkan
lonjakan signifikan secara
statistik baik di Jerman
maupun Prancis. Mozilla merilis
data terbaru yang
menunjukkan terjadi
peningkatan sebanyak 300.000
unduh tambahan di Jerman
dalam empat hari terakhir.
Juru bicara Mozilla
menyebutkan, hal ini tentunya
berdampak pada eksistensi
Firefox dalam trafik website di
Prancis. Sementara juru bicara
Opera menyebutkan, di Prancis
browsernya hanya
memperlihatkan sedikit
peningkatan jika dibandingkan
dengan Firefox Mozilla.
Saat ini, Microsoft tengah
berupaya keras memperbaiki
cacat pada IE dan akan segera
merilis software untuk
mengantisipasi kerentanan
pada browser mereka. Namun
Microsoft tidak menyebutkan
kapan, software tersebut
tersedia.
Mereka juga mengingatkan
para pengguna IE agar tidak
berlebihan menanggapi isu ini.
Menurut juru bicara Microsoft
serangan yang menghajar
Google beberapa waktu lalu
hanya efektif pada IE 6. Namun
sebaliknya, para pengamat
independen menyebutkan
bahwa IE 7 dan 8 pun sangat
rentan diserang.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment