Banyak
calon pelamar kerja di bidang
teknologi informasi (TI) yang
punya nilai akademis bagus.
Namun anehnya, para pelamar
ini banyak juga yang dianggap
belum mampu menjawab
kebutuhan perusahaan.
Fakta ini terungkap dalam ajang
kesempatan pencarian kerja
yang di gelar JobsDB Career
Expo 2010 di Sasana Budaya
Ganesha, Tamansari, Bandung.
"Banyak pelamar tidak seperti
yang kita harapkan. Kita sering
kecewa," ungkap Ahmad Bagus
Santoso, Human Resource
Departement PT Indocyber
Global Teknologi kepada
detikINET di sela acara itu, Sabtu
(16/1/2010).
Dijelaskan oleh Bagus, demikian
ia akrab disapa, kekecewaan
perusahaan disebabkan
banyaknya pencari kerja yang
hanya bagus secara akademis.
Namun saat diuji pengetahuan
dasarnya, justru banyak yang
tidak bisa.
"IPK (indeks prestasi)-nya
tinggi, bagus secara kualifikasi.
Tapi saat ditanya hal yang
dasar, yang menurut kami
mereka mengusainya, mereka
tidak bisa. Dan banyak yang
seperti ini," demikian katanya.
Dari hasil analisanya, faktor ini
disebabkan mutu lulusan
perguruan tinggi yang
cenderung instan. Kurikulum
yang ada di kampus sering kali
tidak mengikuti kebutuhan
industri, khususnya untuk
bidang TI.
"Mungkin karena mereka
sekarang cenderung instan, jadi
saat ditanya hal yang sangat
dasar mereka tidak bisa
menjawabnya," lanjut Bagus.
Dalam pameran tenaga kerja
kali ini, ada sekitar 70
perusahaan yang ikut serta.
Thursday, January 21, 2010
Wednesday, January 20, 2010
Web Browser Butuh
Riset International Data
Corp (IDC) memperingatkan
para pengguna internet agar
memilih web browser yang
paling aman karena ancaman
cyber terus meningkat. Tanpa
web browser yang aman,
pengguna internet hanya akan
menjadi korban para penjahat
online.
"Pengguna internet terancam
serangan cyber yang lebih
kompleks. Karena itu,
pengguna internet harus
memanfaatkan web browser
yang memiliki lebih banyak
sistem perlindungan
otomatis," ungkap Chief
Technology Advisor Asia Pacific
Emerging Technologies Practice
IDC Patrick Chan. Saat ini
pengguna internet memang
memiliki banyak pilihan web
browser.
Mulai Internet Explorer dari
Microsoft Corp, Firefox dari
Mozilla, Safari dari Apple Inc,
hingga Chrome dari Google Inc.
Namun begitu, IDC menilai web
browser yang memiliki sistem
keamanan lebih kuat pada saat
ini adalah Internet Explorer 8
(IE8) dari Microsoft. Microsoft
pertama kali merilis IE8 pada
19 Maret 2009. Web browser
tersebut diluncurkan untuk
meningkatkan kecepatan akses
internet.
Microsoft berpendapat,
peningkatan kecepatan
penjelajahan internet dapat
dilakukan dengan dua cara.
Pertama adalah dengan
meningkatkan kecepatan
browser dalam membuka
halaman web. Adapun yang
kedua adalah dengan
mengurangi jumlah klik dan
pengetikan alamat yang harus
dilakukan pengguna untuk
membuka halaman-halaman
web. Cara kedua itulah yang
ditawarkan Microsoft melalui
IE8.
Microsoft melakukannya
dengan menanam tiga fitur
yang meningkatkan efisiensi
interaksi manusia dengan IE8.
Fitur-fitur tersebut adalah
Accelerators, Web Slices, dan
Instant Search Box.
Accelerators dibangun untuk
memungkinkan pengguna IE8
mengakses layanan-layanan
web seperti blogging, berkirim
e-mail, dan bahkan
penerjemahan bahasa, dari
halaman web yang sedang
dibuka. Alias tidak perlu
membuka halaman baru untuk
mengakses layanan-layanan
web tersebut.
Contohnya, ketika pengguna
IE8 menemukan informasi
menarik dari sebuah halaman
web dan ingin berbagi
informasi itu dengan orang lain
melalui e-mail, maka pengguna
IE8 cukup mengklik kanan
informasi tersebut dan
memilih layanan e-mail yang
digunakan. Selanjutnya,
Accelerators membuka
halaman compose dari layanan
e-mail pengguna IE8.Pada
halaman compose itu, IE8
otomatis memberikan judul e-
mail sesuai judul halaman yang
diinformasikan.
Pada body halaman e-mail itu
pun IE8 otomatis mengisikan
alamat situs tempat informasi
itu. Dengan begitu, pengguna
IE8 hanya perlu mengetikkan
alamat e-mail dari orang yang
dituju. Secara tradisional,
prosesnya tentu tidak
sesederhana itu. Sebab,
pengguna browser harus
membuka halaman web
layanan e-mail yang
digunakannya, mengklik menu
compose, melakukan copy-
paste informasi yang hendak
di-email, mengetikkan judul,
dan mengetikkan alamat e-
mail orang yang dituju.
Fitur kedua yang ditanam
Microsoft pada IE8 untuk
meningkatkan kecepatan
manusia dalam memperoleh
informasi dari web adalah Web
Slices. Teknologi ini mirip
dengan teknologi RSS. Tapi,
Web Slices mampu
memberikan tampilan visual
lebih kaya, tidak hanya teks.
Pada IE8, Web Slices tampil di
Favorites bar. Ketika ada
informasi baru dari situs
langganan, Web Slices berubah
huruf menjadi bold (tebal).
Selanjutnya, pengguna IE8 bisa
mengklik Web Slices tersebut
dan melihat informasi terbaru
tanpa harus meninggalkan
halaman web yang sudah lebih
dulu dibuka. Adapun fitur
ketiga adalah Instant Search
Box. Dari namanya, jelas bahwa
ini adalah fitur pencarian.
Namun, Instant Search Box
tidak seperti fitur pencarian
yang sudah ada pada browser-
browser lain, yang hanya
menampilkan hasil pencarian
dalam bentuk teks. Sebab pada
IE8, Instant Search Box mampu
menampilkan hasil pencarian
dalam bentuk teks dan
gambar.
Dengan begitu, pengguna
tentu tidak perlu membuka
halaman atau tab baru untuk
melihat hasil pencarian. Sebab,
hasil pencarian dapat dilihat
dari menu drop-down pada
Instant Search Box yang
terletak di sisi pojok kanan atas
IE8. Microsoft menegaskan, IE8
tidak hanya dirancang untuk
meningkatkan kecepatan
pengguna dalam mencari,
mendapatkan, dan berbagi
informasi melalui web. Namun,
IE8 juga dirancang untuk
meningkatkan keamanan
pengguna dalam menjelajahi
internet.
Salah satu fitur IE8 yang
dirancang untuk meningkatkan
keamanan adalah Smart
Address Bar. Sekilas, address
bar IE8 tampak tidak jauh
berbeda daripada address bar
milik browser lain. Namun,
address bar IE8 ternyata
mampu menebalkan (bold)
nama utama (root) situs yang
dibuka pengguna. Dengan
penebalan nama situs itu,
pengguna diharapkan
terhindar dari jebakan situs
jahat yang memanfaatkan
kelalaian pengguna dalam
mengetikkan alamat.
Lebih dari itu, IE8 juga mampu
memperingatkan pengguna
dengan SmartScreen Filter
apabila pengguna hendak
membuka situs-situs yang
berisiko. Secara tradisional,
browser langsung membuka
halaman apa pun yang dituju
pengguna. Tapi pada IE8,
SmartScreen Filter lebih dulu
menampilkan halaman
peringatan berwarna merah
apabila pengguna hendak
menuju halaman web yang
berisiko.
Apabila pengguna melakukan
penjelajahan internet di
komputer publik, misalnya di
warung internet, maka
pengguna IE8 bisa
mengaktifkan fitur InPrivate
Browsing. Ketika fitur itu aktif,
IE8 tidak merekam file-file
internet sementara yang
dibuka pengguna. Dengan
begitu, aktivitas pengguna di
komputer warung internet itu
tidak dapat diketahui
pengunjung warung internet
berikutnya, yang
menggunakan komputer yang
sama. Perbaikan lain yang
ditawarkan Microsoft dengan
IE8 adalah stabilitas.
Pada IE8, masing-masing tab
yang dibuka pengguna bekerja
secara mandiri. Ini bisa dilihat
dari menu Process dalam Task
Manager pada sistem operasi
Windows. Karena masing-
masing tab IE8 adalah proses
yang bekerja secara mandiri,
maka ketika salah satu tab
mengalami crash, tab-tab yang
lain tidak ikut crash. Tab-tab
yang dibuka pada IE8 juga
dapat dikelompokkan sesuai
kategori secara berurutan
sehingga pengguna tidak
kesulitan untuk mencari.
Ketika ada tab yang tanpa
sengaja tertutup, pengguna
pun bisa membuka kembali
tab-tab itu dengan mengklik
fitur 'Reopen Closed Tabs'
tanpa perlu membuka tab
kosong baru dan mengetikkan
alamat yang dituju.
Firma riset Net Applications
mengungkapkan, IE digunakan
oleh 67,4 persen pengguna
internet di dunia. Posisi kedua
ditempati Mozilla Firefox
dengan pangsa pasar 22,0
persen. Ketiga adalah Apple
Safari dengan 8,0 persen.
Adapun keempat adalah Google
Chrome dengan pangsa pasar
1,2 pesen.
Corp (IDC) memperingatkan
para pengguna internet agar
memilih web browser yang
paling aman karena ancaman
cyber terus meningkat. Tanpa
web browser yang aman,
pengguna internet hanya akan
menjadi korban para penjahat
online.
"Pengguna internet terancam
serangan cyber yang lebih
kompleks. Karena itu,
pengguna internet harus
memanfaatkan web browser
yang memiliki lebih banyak
sistem perlindungan
otomatis," ungkap Chief
Technology Advisor Asia Pacific
Emerging Technologies Practice
IDC Patrick Chan. Saat ini
pengguna internet memang
memiliki banyak pilihan web
browser.
Mulai Internet Explorer dari
Microsoft Corp, Firefox dari
Mozilla, Safari dari Apple Inc,
hingga Chrome dari Google Inc.
Namun begitu, IDC menilai web
browser yang memiliki sistem
keamanan lebih kuat pada saat
ini adalah Internet Explorer 8
(IE8) dari Microsoft. Microsoft
pertama kali merilis IE8 pada
19 Maret 2009. Web browser
tersebut diluncurkan untuk
meningkatkan kecepatan akses
internet.
Microsoft berpendapat,
peningkatan kecepatan
penjelajahan internet dapat
dilakukan dengan dua cara.
Pertama adalah dengan
meningkatkan kecepatan
browser dalam membuka
halaman web. Adapun yang
kedua adalah dengan
mengurangi jumlah klik dan
pengetikan alamat yang harus
dilakukan pengguna untuk
membuka halaman-halaman
web. Cara kedua itulah yang
ditawarkan Microsoft melalui
IE8.
Microsoft melakukannya
dengan menanam tiga fitur
yang meningkatkan efisiensi
interaksi manusia dengan IE8.
Fitur-fitur tersebut adalah
Accelerators, Web Slices, dan
Instant Search Box.
Accelerators dibangun untuk
memungkinkan pengguna IE8
mengakses layanan-layanan
web seperti blogging, berkirim
e-mail, dan bahkan
penerjemahan bahasa, dari
halaman web yang sedang
dibuka. Alias tidak perlu
membuka halaman baru untuk
mengakses layanan-layanan
web tersebut.
Contohnya, ketika pengguna
IE8 menemukan informasi
menarik dari sebuah halaman
web dan ingin berbagi
informasi itu dengan orang lain
melalui e-mail, maka pengguna
IE8 cukup mengklik kanan
informasi tersebut dan
memilih layanan e-mail yang
digunakan. Selanjutnya,
Accelerators membuka
halaman compose dari layanan
e-mail pengguna IE8.Pada
halaman compose itu, IE8
otomatis memberikan judul e-
mail sesuai judul halaman yang
diinformasikan.
Pada body halaman e-mail itu
pun IE8 otomatis mengisikan
alamat situs tempat informasi
itu. Dengan begitu, pengguna
IE8 hanya perlu mengetikkan
alamat e-mail dari orang yang
dituju. Secara tradisional,
prosesnya tentu tidak
sesederhana itu. Sebab,
pengguna browser harus
membuka halaman web
layanan e-mail yang
digunakannya, mengklik menu
compose, melakukan copy-
paste informasi yang hendak
di-email, mengetikkan judul,
dan mengetikkan alamat e-
mail orang yang dituju.
Fitur kedua yang ditanam
Microsoft pada IE8 untuk
meningkatkan kecepatan
manusia dalam memperoleh
informasi dari web adalah Web
Slices. Teknologi ini mirip
dengan teknologi RSS. Tapi,
Web Slices mampu
memberikan tampilan visual
lebih kaya, tidak hanya teks.
Pada IE8, Web Slices tampil di
Favorites bar. Ketika ada
informasi baru dari situs
langganan, Web Slices berubah
huruf menjadi bold (tebal).
Selanjutnya, pengguna IE8 bisa
mengklik Web Slices tersebut
dan melihat informasi terbaru
tanpa harus meninggalkan
halaman web yang sudah lebih
dulu dibuka. Adapun fitur
ketiga adalah Instant Search
Box. Dari namanya, jelas bahwa
ini adalah fitur pencarian.
Namun, Instant Search Box
tidak seperti fitur pencarian
yang sudah ada pada browser-
browser lain, yang hanya
menampilkan hasil pencarian
dalam bentuk teks. Sebab pada
IE8, Instant Search Box mampu
menampilkan hasil pencarian
dalam bentuk teks dan
gambar.
Dengan begitu, pengguna
tentu tidak perlu membuka
halaman atau tab baru untuk
melihat hasil pencarian. Sebab,
hasil pencarian dapat dilihat
dari menu drop-down pada
Instant Search Box yang
terletak di sisi pojok kanan atas
IE8. Microsoft menegaskan, IE8
tidak hanya dirancang untuk
meningkatkan kecepatan
pengguna dalam mencari,
mendapatkan, dan berbagi
informasi melalui web. Namun,
IE8 juga dirancang untuk
meningkatkan keamanan
pengguna dalam menjelajahi
internet.
Salah satu fitur IE8 yang
dirancang untuk meningkatkan
keamanan adalah Smart
Address Bar. Sekilas, address
bar IE8 tampak tidak jauh
berbeda daripada address bar
milik browser lain. Namun,
address bar IE8 ternyata
mampu menebalkan (bold)
nama utama (root) situs yang
dibuka pengguna. Dengan
penebalan nama situs itu,
pengguna diharapkan
terhindar dari jebakan situs
jahat yang memanfaatkan
kelalaian pengguna dalam
mengetikkan alamat.
Lebih dari itu, IE8 juga mampu
memperingatkan pengguna
dengan SmartScreen Filter
apabila pengguna hendak
membuka situs-situs yang
berisiko. Secara tradisional,
browser langsung membuka
halaman apa pun yang dituju
pengguna. Tapi pada IE8,
SmartScreen Filter lebih dulu
menampilkan halaman
peringatan berwarna merah
apabila pengguna hendak
menuju halaman web yang
berisiko.
Apabila pengguna melakukan
penjelajahan internet di
komputer publik, misalnya di
warung internet, maka
pengguna IE8 bisa
mengaktifkan fitur InPrivate
Browsing. Ketika fitur itu aktif,
IE8 tidak merekam file-file
internet sementara yang
dibuka pengguna. Dengan
begitu, aktivitas pengguna di
komputer warung internet itu
tidak dapat diketahui
pengunjung warung internet
berikutnya, yang
menggunakan komputer yang
sama. Perbaikan lain yang
ditawarkan Microsoft dengan
IE8 adalah stabilitas.
Pada IE8, masing-masing tab
yang dibuka pengguna bekerja
secara mandiri. Ini bisa dilihat
dari menu Process dalam Task
Manager pada sistem operasi
Windows. Karena masing-
masing tab IE8 adalah proses
yang bekerja secara mandiri,
maka ketika salah satu tab
mengalami crash, tab-tab yang
lain tidak ikut crash. Tab-tab
yang dibuka pada IE8 juga
dapat dikelompokkan sesuai
kategori secara berurutan
sehingga pengguna tidak
kesulitan untuk mencari.
Ketika ada tab yang tanpa
sengaja tertutup, pengguna
pun bisa membuka kembali
tab-tab itu dengan mengklik
fitur 'Reopen Closed Tabs'
tanpa perlu membuka tab
kosong baru dan mengetikkan
alamat yang dituju.
Firma riset Net Applications
mengungkapkan, IE digunakan
oleh 67,4 persen pengguna
internet di dunia. Posisi kedua
ditempati Mozilla Firefox
dengan pangsa pasar 22,0
persen. Ketiga adalah Apple
Safari dengan 8,0 persen.
Adapun keempat adalah Google
Chrome dengan pangsa pasar
1,2 pesen.
IE Cacat, Unduh Opera &Firefox Melonjak
Cacat pada
Internet Explorer (IE)
memberikan keuntungan bagi
browser lain. Setelah Microsoft
mengonfirmasikan bahwa
kelemahan IE dimanfaatkan
hacker untuk menyerang
Google beberapa waktu lalu,
beberapa negara menyarankan
warganya untuk beralih ke
browser lain seperti Opera dan
Firefox.
Prancis, Jerman dan Australia
adalah negara-negara yang
punya perhatian serius
terhadap masalah ini.
Kerentanan pada IE membuat
tiga negara ini langsung
bereaksi melarang warganya
menggunakan IE.
Seperti dilansir The Register,
Kamis (21/1/2010), di Jerman,
seruan pemerintah untuk tidak
menggunakan IE membuat
Opera mengalami peningkatan
jumlah unduh dua kali lipat. Di
Australia, dimana isu serupa
juga bergulir, unduh Opera
meningkat sebesar 37 persen.
Sementara itu, unduh Firefox
Mozilla memperlihatkan
lonjakan signifikan secara
statistik baik di Jerman
maupun Prancis. Mozilla merilis
data terbaru yang
menunjukkan terjadi
peningkatan sebanyak 300.000
unduh tambahan di Jerman
dalam empat hari terakhir.
Juru bicara Mozilla
menyebutkan, hal ini tentunya
berdampak pada eksistensi
Firefox dalam trafik website di
Prancis. Sementara juru bicara
Opera menyebutkan, di Prancis
browsernya hanya
memperlihatkan sedikit
peningkatan jika dibandingkan
dengan Firefox Mozilla.
Saat ini, Microsoft tengah
berupaya keras memperbaiki
cacat pada IE dan akan segera
merilis software untuk
mengantisipasi kerentanan
pada browser mereka. Namun
Microsoft tidak menyebutkan
kapan, software tersebut
tersedia.
Mereka juga mengingatkan
para pengguna IE agar tidak
berlebihan menanggapi isu ini.
Menurut juru bicara Microsoft
serangan yang menghajar
Google beberapa waktu lalu
hanya efektif pada IE 6. Namun
sebaliknya, para pengamat
independen menyebutkan
bahwa IE 7 dan 8 pun sangat
rentan diserang.
Internet Explorer (IE)
memberikan keuntungan bagi
browser lain. Setelah Microsoft
mengonfirmasikan bahwa
kelemahan IE dimanfaatkan
hacker untuk menyerang
Google beberapa waktu lalu,
beberapa negara menyarankan
warganya untuk beralih ke
browser lain seperti Opera dan
Firefox.
Prancis, Jerman dan Australia
adalah negara-negara yang
punya perhatian serius
terhadap masalah ini.
Kerentanan pada IE membuat
tiga negara ini langsung
bereaksi melarang warganya
menggunakan IE.
Seperti dilansir The Register,
Kamis (21/1/2010), di Jerman,
seruan pemerintah untuk tidak
menggunakan IE membuat
Opera mengalami peningkatan
jumlah unduh dua kali lipat. Di
Australia, dimana isu serupa
juga bergulir, unduh Opera
meningkat sebesar 37 persen.
Sementara itu, unduh Firefox
Mozilla memperlihatkan
lonjakan signifikan secara
statistik baik di Jerman
maupun Prancis. Mozilla merilis
data terbaru yang
menunjukkan terjadi
peningkatan sebanyak 300.000
unduh tambahan di Jerman
dalam empat hari terakhir.
Juru bicara Mozilla
menyebutkan, hal ini tentunya
berdampak pada eksistensi
Firefox dalam trafik website di
Prancis. Sementara juru bicara
Opera menyebutkan, di Prancis
browsernya hanya
memperlihatkan sedikit
peningkatan jika dibandingkan
dengan Firefox Mozilla.
Saat ini, Microsoft tengah
berupaya keras memperbaiki
cacat pada IE dan akan segera
merilis software untuk
mengantisipasi kerentanan
pada browser mereka. Namun
Microsoft tidak menyebutkan
kapan, software tersebut
tersedia.
Mereka juga mengingatkan
para pengguna IE agar tidak
berlebihan menanggapi isu ini.
Menurut juru bicara Microsoft
serangan yang menghajar
Google beberapa waktu lalu
hanya efektif pada IE 6. Namun
sebaliknya, para pengamat
independen menyebutkan
bahwa IE 7 dan 8 pun sangat
rentan diserang.
Kota Tangerang
Tangerang adalah pusat
manufaktur dan industri di
pulau Jawa dan memiliki lebih
dari 1000 pabrik. Banyak
perusahaan-perusahaan
internasional yang memiliki
pabrik di kota ini. Tangerang
memiliki cuaca yang cenderung
panas dan lembab, dengan
sedikit hutan atau bagian
geografis lainnya. Kawasan-
kawasan tertentu terdiri atas
rawa-rawa, termasuk kawasan
di sekitar Bandara Internasional
Soekarno-Hatta.
Dalam beberapa tahun terakhir,
perluasan urban Jakarta meliputi
Tangerang, dan akibatnya
banyak penduduknya yang
berkomuter ke Jakarta untuk
kerja, atau sebaliknya. Banyak
kota-kota satelit kelas
menengah dan kelas atas
sedang dan telah dikembangkan
di Tangerang, lengkap dengan
pusat perbelanjaan, sekolah
swasta dan mini market.
Pemerintah bekerja dalam
mengembangkan sistem jalan
tol untuk mengakomodasikan
arus lalu lintas yang semakin
banyak ke dan dari
Tangerang.Tangerang dahulu
adalah bagian dari Provinsi Jawa
Barat yang sejak tahun 2000
memisahkan diri.
Demografi
Tangerang juga memiliki jumlah
komunitas Tionghoa yang cukup
signifikan, banyak dari mereka
adalah campuran Cina Benteng.
Mereka didatangkan sebagai
buruh oleh kolonial Belanda
pada abad ke 18 dan 19, dan
kebanyakan dari mereka tetap
berprofesi sebagai buruh dan
petani. Budaya mereka berbeda
dengan komunitas Tionghoa
lainnya di Tangerang: ketika
hampir tidak satupun dari
mereka yang berbicara dengan
aksen Mandarin, mereka adalah
pemeluk Taoisme yang kuat dan
tetap menjaga tempat-tempat
ibadah dan pusat-pusat
komunitas mereka. Secara etnis,
mereka tercampur, namun
menyebut diri mereka sebagai
Tionghoa. Banyak makam
Tionghoa yang berlokasi di
Tangerang, kebanyakan
sekarang telah dikembangkan
menjadi kawasan sub-urban
seperti Lippo Village, Bumi
Serpong Damai, Summarecon
Gading Serpong dan Alam Sutra.
Kawasan pecinan Tangerang
berlokasi di Pasar Lama,
Benteng Makassar, Kapling dan
Karawaci (bukan Lippo Village).
Orang-orang dapat menemukan
makanan dan barang-barang
berbau Cina disini. Lippo Village
dan Alam Sutra adalah lokasi
permukiman baru. Kebanyakan
penduduknya adalah pendatang,
bukan asli Cina Benteng.
l • b • s Kota-kota besar di Indonesia
Kota Provinsi Populasi Kota Provinsi Populasi
1 Jakarta DKI Jakarta 8.839.247
Kota Tangerang
Kota Tangerang
7 Semarang Jawa Tengah 1.352.869
2 Surabaya Jawa Timur 2.611.506 8 Depok Jawa Barat 1.339.263
3 Bandung Jawa Barat 2.288.570 9 Palembang Sumatra Selatan 1.323.169
4 Medan Sumatra Utara 2.029.797 10 Makassar Sulawesi Selatan 1.168.258
5 Bekasi Jawa Barat 1.940.308 11 Bogor Jawa Barat 891.467
6 Tangerang Banten 1.451.595 12 Bandar Lampung Lampung 790.057
Sumber: [1]
Sejarah
Asal-usul Tangerang disebut
juga sebagai Kota "Benteng"
Untuk mengungkapkan asal-
usul tangerang sebagai kota
"Benteng", diperlukan catatan
yang menyangkut perjuangan.
Menurut sari tulisan F. de Haan
yang diambil dari arsip
VOC,resolusi tanggal 1 Juni 1660
dilaporkan bahwa Sultan Banten
telah membuat negeri besar
yang terletak di sebelah barat
sungai Untung Jawa, dan untuk
mengisi negeri baru tersebut
Sultan Banten telah
memindahkan 5 sampai 6.000
penduduk.
Kemudian dalam Dag Register
tertanggal 20 Desember 1668
diberitakan bahwa Sultan
Banten telah mengangkat Radin
Sina Patij dan Keaij Daman
sebagai penguasa di daerah
baru tersebut. Karena dicurigai
akan merebut kerajaan, Raden
Sena Pati dan Kyai Demang
dipecat Sultan. Sebagai gantinya
diangkat Pangeran Dipati
lainnya. Atas pemecatan
tersebut Ki Demang sakit hati.
Kemudian tindakan selanjutnya
ia mengadu domba antara
Banten dan VOC. Tetapi ia
terbunuh di Kademangan.
Dalam arsip VOC selanjutnya,
yaitu dalam Dag Register
tertanggal 4 Maret 1980
menjelaskan bahwa penguasa
Tangerang pada waktu itu
adalah Keaij Dipattij Soera
Dielaga. Kyai Soeradilaga dan
putranya Subraja minta
perlindungan kompeni dengan
diikuti 143 pengiring dan
tentaranya (keterangan ini
terdapat dalam Dag Register
tanggal 2 Juli 1982). Ia dan
pengiringnya ketika itu diberi
tempat di sebelah timur sungai,
berbatasan dengan pagar
kompeni.
Ketika bertempur dengan
Banten, ia beserta ahli
perangnya berhasil memukul
mundur pasikan Banten. Atas
jasa keunggulannya itu
kemudian ia diberi gelar
kehormatan Raden Aria
Suryamanggala, sedangkan
Pangerang Subraja diberi gelar
Kyai Dipati Soetadilaga.
Selanjutnya Raden Aria
Soetadilaga diangkat menjadi
Bupati Tangerang I dengan
wilayah meliputi antara sungai
Angke dan Cisadane. Gelar yang
digunakannya adalah Aria
Soetidilaga I. Kemudian dengan
perjanjian yang ditandatangani
pada tanggal 17 April 1684,
Tangerang menjadi kekuasaan
kompeni, Banten tidak
mempunyai hak untuk campur
tangan dalam mengatur tata
pemerintahan di Tangerang.
Salah satu pasal dari perjanjian
tersebut berbunyi: "Dan harus
diketahui dengan pasti sejauh
mana batas-batas daerah
kekuasaan yang sejak masa lalu
telah dimaklumi maka akan
tetap ditentukan yaitu daerah
yang dibatasi oleh sungai
Untung Jawa atau Tangerang
dari pantai Laut Jawa hingga
pegunungan-pegunungan
sejauh aliran sungai tersebut
dengan kelokan-kelokannya dan
kemudian menurut garis lurus
dari daerah Selatan hingga utara
sampai Laut Selatan. Bahwa
semua tanah disepanjang
Untung Jawa atau Tangerang
akan menjadi milik atau
ditempati kompeni"
Dengan adanya perjanjian
tersebut daerah kekuasaan
bupati bertambah luas sampai
sebelah barat sungai Tangerang.
Untuk mengawasi Tangerang
maka dipandang perlu
menambah pos-pos penjagaan
di sepanjang perbatasan sungai
Tangerang, karena orang-orang
Banten selalu menekan
penyerangan secara tiba-tiba.
Menurut peta yang dibuat tahun
1962, pos yang paling tua
terletak di muara sungai
Mookervaart, tepatnya disebelah
utara Kampung Baru. Namun
kemudian ketika didirikan pos
yang baru, bergeserlah letaknya
ke sebelah Selatan atau
tepatnya di muara sungai
Tangerang.
Menurut arsip Gewone Resolutie
Van hat Casteel Batavia tanggal
3 April 1705 ada rencana
merobohkan bangunan-
bangunan dalam pos karena
hanya berdinding bambu.
Kemudian bangunannya
diusulkan diganti dengan
tembok. Gubernur Jenderal
Zwaardeczon sangat menyetujui
usulan tersbut, bahkan
diinstruksikan untuk membuat
pagar tembok mengelilingi
bangunan-bangunan dalam pos
penjagaan. Hal ini dimaksudkan
agar orang Banten tidak dapat
melakukan penyerangan.
Benteng baru yang akan
dibangun untuk ditempati itu
direncanakan punya ketebalan
dinding 20 kaki atau lebih.
Disana akan ditempatkan 30
orang Eropa dibawah pimpinan
seorang Vandrig(Peltu) dan 28
orang Makasar yang akan
tinggal diluar benteng. Bahan
dasar benteng adalah batu bata
yang diperoleh dari Bupati
Tangerang Aria Soetadilaga I.
Setelah benteng selesai
dibangun personilnya menjadi
60 orang Eropa dan 30 orang
hitam. Yang dikatakan orang
hitam adalah orang-orang
Makasar yang direkrut sebagai
serdadu kompeni. Benteng ini
kemudian menjadi basis
kompeni dalam menghadapi
pemberontakan dari Banten.
Kemudian pada tahun 1801,
diputuskan untuk memperbaiki
dan memperkuat pos atau
garnisun itu, dengan letak
bangunan baru 60 roeden agak
ke tenggara, tepatnya terletak
disebelah timur Jalan Besar pal
17. Orang-orang pribumi pada
waktu itu lebih mengenal
bangunan ini dengan sebutan
"Benteng". Sejak itu, Tangerang
terkenal dengan sebutan
Benteng. Benteng ini sejak
tahun 1812 sudah tidak terawat
lagi, bahkan menurut
"Superintendant of Publik
Building and Work" tanggal 6
Maret 1816 menyatakan:
"...Benteng dan barak di
Tangerang sekarang tidak
terurus, tak seorangpun mau
melihatnya lagi. Pintu dan
jendela banyak yang rusak
bahkan diambil orang untuk
kepentingannya" taken from
website kota tangerang
Perjuangan kemerdekaan
Pada Oktober 1945, Laskar
Hitam, milisi muslim ekstrim
didirikan di Tangerang. tujuan
dari gerakan ini adalah untuk
mendirikan negara Islam di
Indonesia. Gerakan ini kemudian
menjadi bagian kelompok
pemberontak DI/TII. Pada 31
Oktober 1945, Laskar Hitam
menculik Oto Iskandardinata,
Menteri Negara Republik
Indonesia. Kemungkinan
dibunuh di pantai Mauk,
Tangerang pada 20 Desember
1945.
Setelah deklarasi kemerdekaan
Indonesia, ada kerusuhan ras di
Tangerang. Kelompok anti etnis
Tionghoa menyerang etnis
Tionghoa di Tangerang karena
mereka menganggap bahwa
etnis Tionghoa mendukung
pemerintah Belanda yang
mencoba untuk kembali
menguasai Indonesia.
Setelah kemerdekaan
Indonesia
Sejak tahun 1981 hingga 1984,
Bandara Internasional Soekarno-
Hatta dibangun di Benda,
Tangerang. Bandara terletak di
Tangerang, namun disebut
sebagai Bandara Soekarno-
Hatta, Cengkareng, Jakarta.
Cengkareng adalah nama sub-
distrik di Jakarta Barat yang
berdekatan dengan bandara.
Pada Agustus 1996, Walmart,
pengecer terbesar dari Amerika
Serikat membuka cabang
pertamanya di Indonesia di
Lippo Karawaci, Tangerang.
Sayangnya, cabang tersebut
dijarah dan dibakar pada
kerusuhan Mei 1998. Walmart
menghentikan investasi mereka
di Indonesia setelah kerusuhan.
manufaktur dan industri di
pulau Jawa dan memiliki lebih
dari 1000 pabrik. Banyak
perusahaan-perusahaan
internasional yang memiliki
pabrik di kota ini. Tangerang
memiliki cuaca yang cenderung
panas dan lembab, dengan
sedikit hutan atau bagian
geografis lainnya. Kawasan-
kawasan tertentu terdiri atas
rawa-rawa, termasuk kawasan
di sekitar Bandara Internasional
Soekarno-Hatta.
Dalam beberapa tahun terakhir,
perluasan urban Jakarta meliputi
Tangerang, dan akibatnya
banyak penduduknya yang
berkomuter ke Jakarta untuk
kerja, atau sebaliknya. Banyak
kota-kota satelit kelas
menengah dan kelas atas
sedang dan telah dikembangkan
di Tangerang, lengkap dengan
pusat perbelanjaan, sekolah
swasta dan mini market.
Pemerintah bekerja dalam
mengembangkan sistem jalan
tol untuk mengakomodasikan
arus lalu lintas yang semakin
banyak ke dan dari
Tangerang.Tangerang dahulu
adalah bagian dari Provinsi Jawa
Barat yang sejak tahun 2000
memisahkan diri.
Demografi
Tangerang juga memiliki jumlah
komunitas Tionghoa yang cukup
signifikan, banyak dari mereka
adalah campuran Cina Benteng.
Mereka didatangkan sebagai
buruh oleh kolonial Belanda
pada abad ke 18 dan 19, dan
kebanyakan dari mereka tetap
berprofesi sebagai buruh dan
petani. Budaya mereka berbeda
dengan komunitas Tionghoa
lainnya di Tangerang: ketika
hampir tidak satupun dari
mereka yang berbicara dengan
aksen Mandarin, mereka adalah
pemeluk Taoisme yang kuat dan
tetap menjaga tempat-tempat
ibadah dan pusat-pusat
komunitas mereka. Secara etnis,
mereka tercampur, namun
menyebut diri mereka sebagai
Tionghoa. Banyak makam
Tionghoa yang berlokasi di
Tangerang, kebanyakan
sekarang telah dikembangkan
menjadi kawasan sub-urban
seperti Lippo Village, Bumi
Serpong Damai, Summarecon
Gading Serpong dan Alam Sutra.
Kawasan pecinan Tangerang
berlokasi di Pasar Lama,
Benteng Makassar, Kapling dan
Karawaci (bukan Lippo Village).
Orang-orang dapat menemukan
makanan dan barang-barang
berbau Cina disini. Lippo Village
dan Alam Sutra adalah lokasi
permukiman baru. Kebanyakan
penduduknya adalah pendatang,
bukan asli Cina Benteng.
l • b • s Kota-kota besar di Indonesia
Kota Provinsi Populasi Kota Provinsi Populasi
1 Jakarta DKI Jakarta 8.839.247
Kota Tangerang
Kota Tangerang
7 Semarang Jawa Tengah 1.352.869
2 Surabaya Jawa Timur 2.611.506 8 Depok Jawa Barat 1.339.263
3 Bandung Jawa Barat 2.288.570 9 Palembang Sumatra Selatan 1.323.169
4 Medan Sumatra Utara 2.029.797 10 Makassar Sulawesi Selatan 1.168.258
5 Bekasi Jawa Barat 1.940.308 11 Bogor Jawa Barat 891.467
6 Tangerang Banten 1.451.595 12 Bandar Lampung Lampung 790.057
Sumber: [1]
Sejarah
Asal-usul Tangerang disebut
juga sebagai Kota "Benteng"
Untuk mengungkapkan asal-
usul tangerang sebagai kota
"Benteng", diperlukan catatan
yang menyangkut perjuangan.
Menurut sari tulisan F. de Haan
yang diambil dari arsip
VOC,resolusi tanggal 1 Juni 1660
dilaporkan bahwa Sultan Banten
telah membuat negeri besar
yang terletak di sebelah barat
sungai Untung Jawa, dan untuk
mengisi negeri baru tersebut
Sultan Banten telah
memindahkan 5 sampai 6.000
penduduk.
Kemudian dalam Dag Register
tertanggal 20 Desember 1668
diberitakan bahwa Sultan
Banten telah mengangkat Radin
Sina Patij dan Keaij Daman
sebagai penguasa di daerah
baru tersebut. Karena dicurigai
akan merebut kerajaan, Raden
Sena Pati dan Kyai Demang
dipecat Sultan. Sebagai gantinya
diangkat Pangeran Dipati
lainnya. Atas pemecatan
tersebut Ki Demang sakit hati.
Kemudian tindakan selanjutnya
ia mengadu domba antara
Banten dan VOC. Tetapi ia
terbunuh di Kademangan.
Dalam arsip VOC selanjutnya,
yaitu dalam Dag Register
tertanggal 4 Maret 1980
menjelaskan bahwa penguasa
Tangerang pada waktu itu
adalah Keaij Dipattij Soera
Dielaga. Kyai Soeradilaga dan
putranya Subraja minta
perlindungan kompeni dengan
diikuti 143 pengiring dan
tentaranya (keterangan ini
terdapat dalam Dag Register
tanggal 2 Juli 1982). Ia dan
pengiringnya ketika itu diberi
tempat di sebelah timur sungai,
berbatasan dengan pagar
kompeni.
Ketika bertempur dengan
Banten, ia beserta ahli
perangnya berhasil memukul
mundur pasikan Banten. Atas
jasa keunggulannya itu
kemudian ia diberi gelar
kehormatan Raden Aria
Suryamanggala, sedangkan
Pangerang Subraja diberi gelar
Kyai Dipati Soetadilaga.
Selanjutnya Raden Aria
Soetadilaga diangkat menjadi
Bupati Tangerang I dengan
wilayah meliputi antara sungai
Angke dan Cisadane. Gelar yang
digunakannya adalah Aria
Soetidilaga I. Kemudian dengan
perjanjian yang ditandatangani
pada tanggal 17 April 1684,
Tangerang menjadi kekuasaan
kompeni, Banten tidak
mempunyai hak untuk campur
tangan dalam mengatur tata
pemerintahan di Tangerang.
Salah satu pasal dari perjanjian
tersebut berbunyi: "Dan harus
diketahui dengan pasti sejauh
mana batas-batas daerah
kekuasaan yang sejak masa lalu
telah dimaklumi maka akan
tetap ditentukan yaitu daerah
yang dibatasi oleh sungai
Untung Jawa atau Tangerang
dari pantai Laut Jawa hingga
pegunungan-pegunungan
sejauh aliran sungai tersebut
dengan kelokan-kelokannya dan
kemudian menurut garis lurus
dari daerah Selatan hingga utara
sampai Laut Selatan. Bahwa
semua tanah disepanjang
Untung Jawa atau Tangerang
akan menjadi milik atau
ditempati kompeni"
Dengan adanya perjanjian
tersebut daerah kekuasaan
bupati bertambah luas sampai
sebelah barat sungai Tangerang.
Untuk mengawasi Tangerang
maka dipandang perlu
menambah pos-pos penjagaan
di sepanjang perbatasan sungai
Tangerang, karena orang-orang
Banten selalu menekan
penyerangan secara tiba-tiba.
Menurut peta yang dibuat tahun
1962, pos yang paling tua
terletak di muara sungai
Mookervaart, tepatnya disebelah
utara Kampung Baru. Namun
kemudian ketika didirikan pos
yang baru, bergeserlah letaknya
ke sebelah Selatan atau
tepatnya di muara sungai
Tangerang.
Menurut arsip Gewone Resolutie
Van hat Casteel Batavia tanggal
3 April 1705 ada rencana
merobohkan bangunan-
bangunan dalam pos karena
hanya berdinding bambu.
Kemudian bangunannya
diusulkan diganti dengan
tembok. Gubernur Jenderal
Zwaardeczon sangat menyetujui
usulan tersbut, bahkan
diinstruksikan untuk membuat
pagar tembok mengelilingi
bangunan-bangunan dalam pos
penjagaan. Hal ini dimaksudkan
agar orang Banten tidak dapat
melakukan penyerangan.
Benteng baru yang akan
dibangun untuk ditempati itu
direncanakan punya ketebalan
dinding 20 kaki atau lebih.
Disana akan ditempatkan 30
orang Eropa dibawah pimpinan
seorang Vandrig(Peltu) dan 28
orang Makasar yang akan
tinggal diluar benteng. Bahan
dasar benteng adalah batu bata
yang diperoleh dari Bupati
Tangerang Aria Soetadilaga I.
Setelah benteng selesai
dibangun personilnya menjadi
60 orang Eropa dan 30 orang
hitam. Yang dikatakan orang
hitam adalah orang-orang
Makasar yang direkrut sebagai
serdadu kompeni. Benteng ini
kemudian menjadi basis
kompeni dalam menghadapi
pemberontakan dari Banten.
Kemudian pada tahun 1801,
diputuskan untuk memperbaiki
dan memperkuat pos atau
garnisun itu, dengan letak
bangunan baru 60 roeden agak
ke tenggara, tepatnya terletak
disebelah timur Jalan Besar pal
17. Orang-orang pribumi pada
waktu itu lebih mengenal
bangunan ini dengan sebutan
"Benteng". Sejak itu, Tangerang
terkenal dengan sebutan
Benteng. Benteng ini sejak
tahun 1812 sudah tidak terawat
lagi, bahkan menurut
"Superintendant of Publik
Building and Work" tanggal 6
Maret 1816 menyatakan:
"...Benteng dan barak di
Tangerang sekarang tidak
terurus, tak seorangpun mau
melihatnya lagi. Pintu dan
jendela banyak yang rusak
bahkan diambil orang untuk
kepentingannya" taken from
website kota tangerang
Perjuangan kemerdekaan
Pada Oktober 1945, Laskar
Hitam, milisi muslim ekstrim
didirikan di Tangerang. tujuan
dari gerakan ini adalah untuk
mendirikan negara Islam di
Indonesia. Gerakan ini kemudian
menjadi bagian kelompok
pemberontak DI/TII. Pada 31
Oktober 1945, Laskar Hitam
menculik Oto Iskandardinata,
Menteri Negara Republik
Indonesia. Kemungkinan
dibunuh di pantai Mauk,
Tangerang pada 20 Desember
1945.
Setelah deklarasi kemerdekaan
Indonesia, ada kerusuhan ras di
Tangerang. Kelompok anti etnis
Tionghoa menyerang etnis
Tionghoa di Tangerang karena
mereka menganggap bahwa
etnis Tionghoa mendukung
pemerintah Belanda yang
mencoba untuk kembali
menguasai Indonesia.
Setelah kemerdekaan
Indonesia
Sejak tahun 1981 hingga 1984,
Bandara Internasional Soekarno-
Hatta dibangun di Benda,
Tangerang. Bandara terletak di
Tangerang, namun disebut
sebagai Bandara Soekarno-
Hatta, Cengkareng, Jakarta.
Cengkareng adalah nama sub-
distrik di Jakarta Barat yang
berdekatan dengan bandara.
Pada Agustus 1996, Walmart,
pengecer terbesar dari Amerika
Serikat membuka cabang
pertamanya di Indonesia di
Lippo Karawaci, Tangerang.
Sayangnya, cabang tersebut
dijarah dan dibakar pada
kerusuhan Mei 1998. Walmart
menghentikan investasi mereka
di Indonesia setelah kerusuhan.
Bimbel Itu Konsep yang Salahdan Bahaya!
Kegiatan pemantapan dan
bimbingan belajar yang marak
diadakan beberapa bulan
menjelang Ujian Nasional (UN)
merupakan konsep yang salah.
Demikian pakar Universitas
Pendidikan Indonesia Bandung
Prof Said Hamid Hasan
menuturkan di Bandung, Rabu
(20/1/2010). "Adanya bimbel
dan latihan-latihan di sekolah
tiga bulan menjelang UN
menggambarkan anak tidak
lagi dalam konsep pendidikan,
tapi dalam proses belajar untuk
ujian dan merupakan gejala
yang tidak baik," kata Said.
Menurutnya, kondisi tersebut
adalah bahaya besar jika
pemerintah tetap melanjutkan
proses pendidikan seperti ini.
Dia katakan, kalaupun
pemerintah mau
menyelenggarakannya,
seharusnya UN tidak ditujukan
untuk menentukan kelulusan.
"Tapi, mungkin untuk
memperbaiki kondisi sekolah,"
ujarnya.
Menjelang UN yang dimajukan
menjadi bulan Maret, sekolah-
sekolah, baik SMP maupun SMA,
mengadakan program
pemantapan untuk para siswa
kelas 9 dan 12. Selain itu, para
siswa pun beramai-ramai
mengikuti bimbingan belajar.
Said mengatakan, memang ada
konsep pemantapan dalam
pendidikan, tetapi bukan dalam
bentuk seperti yang ada
sekarang ini. Pemantapan,
menurut dia, diadakan untuk
mereka yang nilai ulangannya
kurang.
"Remedial dan pemantapan
sebenarnya bagi mereka yang
belum menguasai materi,
sehingga anak-anak betul-
betul menguasai apa yang
harus dia kuasai melalui proses
pendidikan yang wajar," kata
Said.
bimbingan belajar yang marak
diadakan beberapa bulan
menjelang Ujian Nasional (UN)
merupakan konsep yang salah.
Demikian pakar Universitas
Pendidikan Indonesia Bandung
Prof Said Hamid Hasan
menuturkan di Bandung, Rabu
(20/1/2010). "Adanya bimbel
dan latihan-latihan di sekolah
tiga bulan menjelang UN
menggambarkan anak tidak
lagi dalam konsep pendidikan,
tapi dalam proses belajar untuk
ujian dan merupakan gejala
yang tidak baik," kata Said.
Menurutnya, kondisi tersebut
adalah bahaya besar jika
pemerintah tetap melanjutkan
proses pendidikan seperti ini.
Dia katakan, kalaupun
pemerintah mau
menyelenggarakannya,
seharusnya UN tidak ditujukan
untuk menentukan kelulusan.
"Tapi, mungkin untuk
memperbaiki kondisi sekolah,"
ujarnya.
Menjelang UN yang dimajukan
menjadi bulan Maret, sekolah-
sekolah, baik SMP maupun SMA,
mengadakan program
pemantapan untuk para siswa
kelas 9 dan 12. Selain itu, para
siswa pun beramai-ramai
mengikuti bimbingan belajar.
Said mengatakan, memang ada
konsep pemantapan dalam
pendidikan, tetapi bukan dalam
bentuk seperti yang ada
sekarang ini. Pemantapan,
menurut dia, diadakan untuk
mereka yang nilai ulangannya
kurang.
"Remedial dan pemantapan
sebenarnya bagi mereka yang
belum menguasai materi,
sehingga anak-anak betul-
betul menguasai apa yang
harus dia kuasai melalui proses
pendidikan yang wajar," kata
Said.
Lulusan PT Hanya Jadi PencariKerja
Sistem
pendidikan nasional yang tidak
selaras atau sinkron dengan
dunia kerja menyebabkan
banyaknya lulusan sekolah
menengah atas dan perguruan
tinggi yang menjadi
penganggur terbuka. Masalah
pengangguran tidak akan
pernah selesai apabila lulusan
terdidik hanya menjadi
pegawai, karyawan, atau buruh
di suatu perusahaan.
Demikian dikemukakan Deputi
Menteri Negara Perencanaan
Pembangunan Nasional Bidang
SDM dan Kebudayaan Bappenas
Nina Sardjunani dalam seminar
Daya Tawar Pemuda dalam
Dunia Kerja: Menghubungkan
Pendidikan, Ketenagakerjaan,
dan Kewirausahaan, Rabu
(20/1/2010) di Jakarta.
Berdasarkan hasil survei
angkatan kerja nasional atau
Sakernas 2009, mayoritas
lulusan perguruan tinggi (74
persen) dan lulusan SMA (64
persen) menjadi pegawai,
karyawan, atau buruh. Hasil ini
menunjukkan lulusan terdidik
— terutama lulusan perguruan
tinggi—rela menganggur
hanya untuk menunggu
kesempatan menjadi pegawai
atau karyawan apa pun, tidak
mau mencoba terjun ke dunia
usaha.
Pendiri Universitas Ciputra
Entrepreneurship Center
(UCEC), Ciputra, mengatakan,
jika ingin mempercepat
pertumbuhan ekonomi,
idealnya Indonesia
membutuhkan setidaknya 4,4
juta pengusaha. Untuk
mencapai jumlah ideal itu, dari
jumlah sekarang sekitar
400.000 pengusaha, kuncinya
ada pada dunia pendidikan,
terutama kalangan pendidik
(guru atau dosen).
Menurut Ciputra, sistem
pendidikan Indonesia saat ini
tidak sinkron dengan dunia
kerja karena sekolah hanya
mencetak para pencari kerja,
bukan lulusan yang mampu
menciptakan lapangan
pekerjaan.
Secara terpisah, Mira
Kusumarini, Ashoka Indonesia
Representative, mengatakan,
pendidikan kita belum mampu
membawa ke arah
berkembangnya budaya
kebebasan berpikir dan
berkreasi dalam diri tiap anak.
” Anak-anak yang berpikir
berbeda justru diprotes dan
tidak didukung oleh guru,
teman-teman, orangtua, serta
masyarakat, ” ujar Mira
Kusumarini, seusai acara
Ashoka Young Changemakers
Award 2009 atau pembaru
muda kepada 20 anak muda
berusia 10-25 tahun di Jakarta,
pendidikan nasional yang tidak
selaras atau sinkron dengan
dunia kerja menyebabkan
banyaknya lulusan sekolah
menengah atas dan perguruan
tinggi yang menjadi
penganggur terbuka. Masalah
pengangguran tidak akan
pernah selesai apabila lulusan
terdidik hanya menjadi
pegawai, karyawan, atau buruh
di suatu perusahaan.
Demikian dikemukakan Deputi
Menteri Negara Perencanaan
Pembangunan Nasional Bidang
SDM dan Kebudayaan Bappenas
Nina Sardjunani dalam seminar
Daya Tawar Pemuda dalam
Dunia Kerja: Menghubungkan
Pendidikan, Ketenagakerjaan,
dan Kewirausahaan, Rabu
(20/1/2010) di Jakarta.
Berdasarkan hasil survei
angkatan kerja nasional atau
Sakernas 2009, mayoritas
lulusan perguruan tinggi (74
persen) dan lulusan SMA (64
persen) menjadi pegawai,
karyawan, atau buruh. Hasil ini
menunjukkan lulusan terdidik
— terutama lulusan perguruan
tinggi—rela menganggur
hanya untuk menunggu
kesempatan menjadi pegawai
atau karyawan apa pun, tidak
mau mencoba terjun ke dunia
usaha.
Pendiri Universitas Ciputra
Entrepreneurship Center
(UCEC), Ciputra, mengatakan,
jika ingin mempercepat
pertumbuhan ekonomi,
idealnya Indonesia
membutuhkan setidaknya 4,4
juta pengusaha. Untuk
mencapai jumlah ideal itu, dari
jumlah sekarang sekitar
400.000 pengusaha, kuncinya
ada pada dunia pendidikan,
terutama kalangan pendidik
(guru atau dosen).
Menurut Ciputra, sistem
pendidikan Indonesia saat ini
tidak sinkron dengan dunia
kerja karena sekolah hanya
mencetak para pencari kerja,
bukan lulusan yang mampu
menciptakan lapangan
pekerjaan.
Secara terpisah, Mira
Kusumarini, Ashoka Indonesia
Representative, mengatakan,
pendidikan kita belum mampu
membawa ke arah
berkembangnya budaya
kebebasan berpikir dan
berkreasi dalam diri tiap anak.
” Anak-anak yang berpikir
berbeda justru diprotes dan
tidak didukung oleh guru,
teman-teman, orangtua, serta
masyarakat, ” ujar Mira
Kusumarini, seusai acara
Ashoka Young Changemakers
Award 2009 atau pembaru
muda kepada 20 anak muda
berusia 10-25 tahun di Jakarta,
Siap HadapiSerbuanPerguruan TinggiAsing?
Gencarnya perguruan-
perguruan tinggi asing
berpromosi dan mengundang
calon-calon mahasiswa
menghadiri pameran
pendidikan tinggi luar negeri
hingga ke sekolah-sekolah
merupakan sesuatu yang
wajar, tetapi harus segera
disikapi dengan upaya serius
untuk memperbaiki diri.
Berdasarkan data Direktorat
Jenderal Pendidikan Tinggi
Kementerian Pendidikan
Nasional, angka partisipasi
aktif perguruan tinggi saat ini
baru 18 persen. Secara
kebutuhan, hal itu masih tinggi
sehingga banyak perguruan
tinggi baru yang muncul untuk
memenuhinya.
"Secara otomatis, peluang itu
juga dibaca oleh instansi
pendidikan di luar negeri,
apalagi regulasi pemerintah
sekarang mengikuti
perkembangan globalisasi yang
membuka peluang itu lebar-
lebar," ujar Rektor Universitas
Bina Nusantara Prof Dr
Harjanto kepada Kompas.com
di Jakarta, Rabu (20/1/2010).
Harjanto mengatakan,
belakangan ini walaupun
secara fisik wujud instansi-
instansi tersebut belum ada,
programnya sudah bisa
dinikmati melalui kerja sama
atau online learning di
beberapa perguruan tinggi.
"Menurut saya, ini sesuatu
yang wajar karena menurut
WTO pun pendidikan sudah
menjadi bagian dari
perdagangan. Kini tinggal kita
yang di dalam negeri siap atau
tidak menghadapinya?"
ujarnya.
Seperti diberitakan
sebelumnya, perguruan tinggi
swasta (PTS) saat ini semakin
terdesak. Persaingan tidak saja
dengan lebih dari 2.600 PTS
atau PTN yang membuka
berbagai program masuk, yang
dosen dan fasilitasnya dibiayai
oleh negara, tetapi juga
perguruan tinggi asing yang
kian gencar berpromosi, yang
bisa mengancam eksistensi PTS
di Indonesia.
Pakar branding dan Direktur
Etnomark Consulting Amalia E
Maulana, Selasa (19/2/2010) di
Jakarta, mengemukakan, PTS
agar bisa terus eksis harus
dapat menarik minat banyak
calon mahasiswa baru dan
harus berhasil
mentransformasikan
konsumen dari sekadar teman
menjadi sahabat kental atau
kekasih.
"Konsumen yang sudah
menjadi sahabat kental akan
menjadi brand ambassador
bagi universitas," katanya.
Amalia mengingatkan, PTS
jangan memperlakukan
mahasiswa sebagai sekadar
produk. Manajemen PTS harus
secara terus-menerus
memastikan kepuasan
pelanggan tercapai pada setiap
tahapan interaksi dengan
universitas. Jika kedekatan
customer-brand sudah
mencapai tingkat sahabat
kental, brand perguruan tinggi
itu akan selalu diusungnya.
Sementara itu, menurut Humas
Universitas Indonesia Vishnu
Juwono, fenomena tersebut
saat ini merupakan
konsekuensi dari globalisasi di
dunia pendidikan. Dia
mengatakan, UI sudah siap
menghadapi kondisi tersebut
dengan membuktikan diri
lewat berbagai prestasi yang
diraihnya sebagai peringkat 5
besar di Asia Tenggara dan 34
besar Asia.
"Ini sesuatu yang wajar dan
kita mau tak mau memang
harus menghadapi persaingan
itu," tambah Vishnu.
perguruan tinggi asing
berpromosi dan mengundang
calon-calon mahasiswa
menghadiri pameran
pendidikan tinggi luar negeri
hingga ke sekolah-sekolah
merupakan sesuatu yang
wajar, tetapi harus segera
disikapi dengan upaya serius
untuk memperbaiki diri.
Berdasarkan data Direktorat
Jenderal Pendidikan Tinggi
Kementerian Pendidikan
Nasional, angka partisipasi
aktif perguruan tinggi saat ini
baru 18 persen. Secara
kebutuhan, hal itu masih tinggi
sehingga banyak perguruan
tinggi baru yang muncul untuk
memenuhinya.
"Secara otomatis, peluang itu
juga dibaca oleh instansi
pendidikan di luar negeri,
apalagi regulasi pemerintah
sekarang mengikuti
perkembangan globalisasi yang
membuka peluang itu lebar-
lebar," ujar Rektor Universitas
Bina Nusantara Prof Dr
Harjanto kepada Kompas.com
di Jakarta, Rabu (20/1/2010).
Harjanto mengatakan,
belakangan ini walaupun
secara fisik wujud instansi-
instansi tersebut belum ada,
programnya sudah bisa
dinikmati melalui kerja sama
atau online learning di
beberapa perguruan tinggi.
"Menurut saya, ini sesuatu
yang wajar karena menurut
WTO pun pendidikan sudah
menjadi bagian dari
perdagangan. Kini tinggal kita
yang di dalam negeri siap atau
tidak menghadapinya?"
ujarnya.
Seperti diberitakan
sebelumnya, perguruan tinggi
swasta (PTS) saat ini semakin
terdesak. Persaingan tidak saja
dengan lebih dari 2.600 PTS
atau PTN yang membuka
berbagai program masuk, yang
dosen dan fasilitasnya dibiayai
oleh negara, tetapi juga
perguruan tinggi asing yang
kian gencar berpromosi, yang
bisa mengancam eksistensi PTS
di Indonesia.
Pakar branding dan Direktur
Etnomark Consulting Amalia E
Maulana, Selasa (19/2/2010) di
Jakarta, mengemukakan, PTS
agar bisa terus eksis harus
dapat menarik minat banyak
calon mahasiswa baru dan
harus berhasil
mentransformasikan
konsumen dari sekadar teman
menjadi sahabat kental atau
kekasih.
"Konsumen yang sudah
menjadi sahabat kental akan
menjadi brand ambassador
bagi universitas," katanya.
Amalia mengingatkan, PTS
jangan memperlakukan
mahasiswa sebagai sekadar
produk. Manajemen PTS harus
secara terus-menerus
memastikan kepuasan
pelanggan tercapai pada setiap
tahapan interaksi dengan
universitas. Jika kedekatan
customer-brand sudah
mencapai tingkat sahabat
kental, brand perguruan tinggi
itu akan selalu diusungnya.
Sementara itu, menurut Humas
Universitas Indonesia Vishnu
Juwono, fenomena tersebut
saat ini merupakan
konsekuensi dari globalisasi di
dunia pendidikan. Dia
mengatakan, UI sudah siap
menghadapi kondisi tersebut
dengan membuktikan diri
lewat berbagai prestasi yang
diraihnya sebagai peringkat 5
besar di Asia Tenggara dan 34
besar Asia.
"Ini sesuatu yang wajar dan
kita mau tak mau memang
harus menghadapi persaingan
itu," tambah Vishnu.
Subscribe to:
Posts (Atom)

